Selasa, 31 Maret 2015

AKU MASIH SEORANG IBU

Aku masih seorang ibu..
Meski tak seorang anak pun aku peluk, ya aku tetaplah seorang ibu.
Aku yang mengandung mereka,menjadikannya bagian dalam hidupku,satu raga dua nyawa.
Aku yang membawa mereka kesana kemari dengan kedua kakiku yang mulai rapuh.
Berbagi darah yang sama, berbagi sari- sari makanan yang sama, berbagi oksigen dan perasaan hati yang sama. Dan itu sudah kodratku menjadi seorang ibu.

Aku masih seorang ibu..
Meski hanya dengan doa aku memiliki mereka.
Mereka prajurit kecilku yang selalu aku doakan kebahagiaanya.
Meski hanya dengan mimpi aku bisa memilikinya..mereka tetaplah buah hatiku,darah dagingku dan sebagian perpanjangan nyawaku.

Tak peduli seberapa terjal jalan yang pernah aku lalui untuk mengantarkan kalian kesebuah tempat yang jauh lebih baik,aku tetaplah seorang ibu untuk kalian..
Yang meninggalkan bekas di setiap pusar kalian,sebagai bukti kebersamaan kita selama 9 bulan 10 hari..
Tak peduli apa kata orang lain yang dengan nyinyirnya merasa paling sempurna karena mampu memeluk buah hati mereka..aku tetaplah seorang ibu bagi kalian.
Tak peduli hinaan dan cacian miring dibelakangku, aku tetaplah seorang ibu yang pernah melahirkan kalian.

Aku masih seorang ibu..
Meski hanya dengan harapan,aku merasa memelihara jiwa raga kalian..
Meski banyak orang berkata,aku tak pantas menjadi seorang ibu untuk kalian bertiga..namun aku masih seorang ibu.
Saat canda dan tawa setiap anak kecil disekitarku menimbulkan kegaduhan,itulah caraku mencari keramaian seolah aku mendengarkan kegaduhan dan keributan kalian berebut mainan.

Aku masih seorang ibu..
Meski aku tak tahu seberapa besar badan kalian, seberapa pandai akhlak dan budi pekerti kalian..tapi seorang ibu dengan doa tulusnya akan selalu mendoakan yang terbaik diantara yang paling baik untuk anak - anaknya..
Aku masih seorang ibu untuk kalian anakku..

Aku masih seorang ibu..
Yang telah memperjuangkan kehidupan kalian agar dapat menikmati keindahan dan pahit getirnya kehidupan.
Agar kalian tahu dan faham, seperti apakah jalan yang pernah aku lalui untuk menghadirkan kalian, sehingga kalian dapat mencari pahala sebanyak- banyaknya.

Aku masih seorang ibu untuk kalian..
Dan aku akan sabar menanti hari,dimana kita nanti akan dipertemukan. Dimana titian hati itu akan menuntun kalian,serta membawa kalian kembali kedalam pelukanku..
1 tahun, 5 tahun, 10 tahun atau mungkin di penghujung nafasku.. aku tetap menanti kalian.. menanti dekapan hangat kalian.. menanti jemari yang dulu pernah aku genggam erat satu persatu, hingga aku akan beristirahat dengan tenang. Tanpa beban karena pernah melepaskan kalian.

Ya...aku yang pernah melahirkan kalian dan menjadikan kalian sosok yang tegar dan kuat meski tanpa belaianku..aku masih seorang ibu untuk kalian..
Tuhan yang membelai dan memeluk kalian dengan kekuatan atas cinta yang ibu berikan melalui doa- doa sederhana yang luar biasa...

Anakku yang tercinta..
♥ alm. Ullaika S Nuraina
♥ Jilaan Fadiya
♥ Jibran Raziq

Tidak ada komentar:

Posting Komentar