Rabu, 21 Januari 2015

Jangan Menangis Ibu...

Jangan menangis ibu...
Telah basah bajumu oleh air mata.
Dan mata ibu yang indah telah sembab dan sungguh
tak sedap di pandang mata.
Ullaika disini bu,sangat dekat dengan ibu.
ibu menunduk dan memejamkan mata,kemudian ibu
akan merasakan,kalau aku ada dalam hati ibu.
Lihat aku bu,tumbuh dengan sempurna...Allah dan
malaikat serta bidadari surga,telah menjaga dan
merawatku dengan sangat baik dan mulia...
Bukankah ibu sangat bersyukur dengan keadaanku
yang sekarang ini...
Disini aku sangat bahagia,tanpa rasa sakit,tanpa
perlu melihat kekerasan,sebab dalam surga
Allah,berisi segala hal yang indah,tenang dan
damai.
Jangan tangisi perpisahan kita yang tempo hari
bu,sebab perpisahan itu adalah salah satu
jembatan,dimana nanti kita akan dipertemukan
disuatu tempat yang indah,dimana kita akan
berkumpul dalam kebahagiaan bu...
Segera hapus air matamu bu,ibu berada jauh dari
orang-orang yang seharusnya memeluk ibu disaat-
saat seperti ini.
ibu harus kuat,demi impian dan cita-cita ibu,demi
harapan yang telah ibu susun.
Aku sedih,jika ibu menangis seperti ini,bertahanlah
ibu....sabar,ikhlas,barsyukur...
Bukankah ibu selalu menguatkan aku...terlebih
disaat ibu memperjuangkan nyawaku,meski pada
akhirnya Allah lebih memilihku untuk menjadi salah
satu perhiasan dalam taman surga...
Bu..."syukuri apa yang ada,hidup adalah
anugerah...." ibu selalu menyanyikan lagu itu
sebelum tidurku...aku selalu ingat akan ibuku yang
kuat,yang tegar,tangguh dan tak pernah putus
asa...
Ibuku yang aku banggakan,yang telah memberiku
dua orang adik yang cantik dan ganteng....
Lihatlah mereka bu...aku selalu memohonkan pada
Allah,untuk memberikan umur
panjang..kebahagiaan,dan juga keselamatan bu..
Ibu jangan cemas...mereka pasti akan baik-baik
saja...
Bangkit dan berjuanglah bu....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar